Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus menggembleng kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi potensi ancaman bencana. Langkah ini ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja di Markas Komando (Mako) BPBD Kabupaten Malang, Kepanjen, Selasa (21/7/2026).
Fokus pada SDM dan Koordinasi Cepat
Baca Juga
-
Dinas Perpustakaan Batu Hadirkan Program LA IKI SIP, Arsipkan Dokumen Warga
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu meluncurkan program LA IKI SIP untuk mendigitalisasi...
-
Dworowati Lantern Festival Meriahkan HUT ke-184 Desa Ngabab Pujon Malang
Dworowati Lantern Festival 2026 sukses digelar di Desa Ngabab, Pujon, Malang dengan pelepasan...
-
Geger Penemuan Mortir di Gudang Besi Tua Malang, Gegana Turun Tangan
Sesosok mortir aktif ditemukan di gudang besi tua Kepanjen, Malang, lalu dimusnahkan Tim Gegana...
-
Kandang Ayam di Tulungagung Terbakar, 3.100 Ekor Mati Dilalap Api
Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Kedungwaru, Tulungagung, membunuh 3.100 ekor ayam dengan...
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar yang juga menjabat ex officio Kepala BPBD Kabupaten Malang. Budiar menekankan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan ketatnya koordinasi menjadi kunci utama efektivitas penanganan bencana di lapangan.
Sebagai garda terdepan, seluruh personel BPBD dituntut selalu siap merespons setiap insiden secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Hal ini dilakukan demi meminimalkan potensi dampak kerusakan maupun korban jiwa.
Cek Sarana dan Prasarana Utama
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Budiar bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang Purwoto dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Sadono Irawan meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana. Mereka memastikan seluruh fasilitas dan peralatan operasional di Mako BPBD dalam kondisi prima.
"Kami berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Malang," tegas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Selasa (21/7/2026).
Antisipasi Musim Kemarau dan Hidrometeorologi
Sadono menjelaskan, kesiapan personel wajib berjalan sejajar dengan ketersediaan peralatan serta sistem koordinasi yang solid. Evaluasi ini sekaligus menyusun skenario antisipasi menghadapi dinamika bencana musim kemarau hingga ancaman bencana hidrometeorologi.
Lewat evaluasi berkala ini, BPBD Kabupaten Malang optimistis kualitas layanan penanggulangan bencana makin maksimal sehingga masyarakat terlindungi dari berbagai risiko.