Kandang Ayam di Tulungagung Terbakar, 3.100 Ekor Mati Dilalap Api

Kondisi kandang ayam milik warga di Tulungagung yang terbakar akibat kebocoran gas elpiji.
Kondisi kandang ayam milik warga di Tulungagung yang terbakar akibat kebocoran gas elpiji.
Ringkasan: Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Kedungwaru, Tulungagung, membunuh 3.100 ekor ayam dengan kerugian sekitar Rp 400 juta.

Kebakaran hebat menghanguskan kandang ayam milik Abdul Munir di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (19/7/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB ini mengakibatkan 3.100 ekor ayam mati terbakar.

Pemanas Kandang Diduga Jadi Pemicu Kebakaran

Baca Juga

Api diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas elpiji yang tersambung ke alat pemanas kandang. Pemanas tersebut difungsikan untuk menghangatkan suhu ruangan kandang, terutama saat musim dingin atau bediding.

Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Bambang Pidekso, menyebutkan pemilik baru saja mengganti tabung pemanas sebelum insiden terjadi. "Sebelumnya pemilik kandang mengganti tabung gas elpiji untuk pemanas. Diduga ada gas yang bocor," ujar Bambang.

Gas Terakumulasi hingga Menyulut Api Kobaran

Setelah penggantian tabung, pemanas dinyalakan seperti biasa. Namun kebocoran pada saluran membuat gas terakumulasi di dalam ruangan hingga akhirnya tersulut api dan membesar dengan cepat.

Banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat merembet. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir satu jam untuk memadamkan seluruh titik api di lokasi.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 400 Juta

Tidak ada ayam yang selamat dari musibah ini, termasuk sekitar 2.100 ekor ayam petelur yang sedang berada pada masa produktif. Seluruh bangunan beserta peralatan peternakan ludes tidak tersisa.

Akibat kejadian tersebut, pemilik kandang mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 400 juta.