Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muraharjo di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terhenti sementara sejak Senin (13/7/2026). Penghentian ini terjadi lantaran Kepala SPPG, M Abdul Toha, mendadak mengundurkan diri dan menghilang tanpa bisa dihubungi.
Pamit Salat Sebelum Menghilang
Baca Juga
-
Dworowati Lantern Festival Meriahkan HUT ke-184 Desa Ngabab Pujon Malang
Dworowati Lantern Festival 2026 sukses digelar di Desa Ngabab, Pujon, Malang dengan pelepasan...
-
Geger Penemuan Mortir di Gudang Besi Tua Malang, Gegana Turun Tangan
Sesosok mortir aktif ditemukan di gudang besi tua Kepanjen, Malang, lalu dimusnahkan Tim Gegana...
-
Kandang Ayam di Tulungagung Terbakar, 3.100 Ekor Mati Dilalap Api
Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Kedungwaru, Tulungagung, membunuh 3.100 ekor ayam dengan...
-
Sekda Kabupaten Malang Apresiasi Kekompakan Warga Kemulan Gelar Bersih Desa
Sekda Kabupaten Malang Budiar memuji kekompakan dan gotong royong warga Desa Kemulan, Turen,...
Sebelum menghilang, Toha sempat berpamitan untuk menunaikan salat pada siang hari. Namun, pria yang diketahui berasal dari luar Pulau Jawa tersebut tidak kunjung kembali ke lokasi dan menyerahkan surat pengunduran diri secara sepihak.
Akibat kepergian Toha yang mendadak, seluruh aktivitas memasak dan pelayanan pemenuhan gizi untuk warga setempat lumpuh total. Padahal dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dijadwalkan kembali beroperasi pada hari itu setelah libur tiga pekan.
Kondisi Dapur Sepi dan Menunggu Pengganti dari BGN
Seorang relawan setempat, Barlan, membenarkan bahwa aktivitas di dapur MBG terhenti. "Benar, Pak Toha Kepala SPPG sudah tidak ada di dapur. Dapur tidak berjalan," ujar Barlan pada Minggu (19/7/2026).
Saat ini kondisi fasilitas Dapur MBG SPPG Muraharjo tampak sepi dan tertutup rapat tanpa aktivitas pekerja. Pihak pengelola memastikan tidak ada indikasi penyalahgunaan dana dan kini sedang menunggu penunjukan kepala pengganti dari Badan Gizi Nasional (BGN).