Peta persaingan ajang balap mobil paling bergengsi di dunia kembali diramaikan oleh talenta muda berbakat asal Inggris bernama Freddie Slater. Remaja berusia 18 tahun ini secara konsisten menunjukkan performa gemilang di berbagai ajang pengembangan, sehingga menarik perhatian serius dari para petinggi tim pabrikan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun tim redaksi, CEO Audi Mattia Binotto secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk membawa sang pembalap belia masuk ke dalam jajaran grid utama. Pengamatan dari awak media menunjukkan bahwa langkah strategis ini diambil menyusul kesuksesan sang pembalap menempati posisi runner-up pada kejuaraan F3 musim ini.
Perjalanan karier Freddie Slater memang tergolong sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum tampil kompetitif di kasta F3, ia sukses merajai ajang Italian F4 Championship serta Formula 4 UAE Championship pada tahun 2024 lalu dengan catatan prestasi yang luar biasa.
Musim depan, sang pembalap asal Warwickshire tersebut dipastikan akan naik tingkat ke ajang F2 bersama tim Invicta. Kepindahan ini dinilai sebagai batu loncatan krusial sebelum dirinya benar-benar siap menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat di level tertinggi balap kursi tunggal.
Lebih lanjut, pihak Audi bahkan membuka peluang bagi Slater untuk mencicipi sesi latihan bebas Formula 1 lebih awal sebelum kalender balap tahun ini berakhir. Mengutip pernyataan resmi Mattia Binotto kepada media, "Freddie adalah bagian dari program pengembangan pembalap kami yang memiliki potensi sangat tinggi dan menunjukkan perkembangan positif."
Dari analisis tim redaksi, pencapaian poin Super Licence milik sang pembalap sudah memenuhi syarat mutlak yang ditetapkan oleh FIA. Dengan akumulasi poin dari berbagai ajang dan usianya yang telah mencukupi, jalan menuju grid Formula 1 kini terbuka lebar bagi pembalap masa depan tersebut.