Manchester United kini tengah berada dalam tekanan besar untuk segera menyelesaikan masa depan talenta muda berbakat mereka, JJ Gabriel, yang dikabarkan berniat untuk meninggalkan Old Trafford dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan dari media Inggris, manajemen Setan Merah memiliki waktu tersisa selama dua pekan untuk membujuk sang pemain muda agar mengurungkan niatnya hengkang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pemain berusia 15 tahun yang dijuluki sebagai "Kid Messi" tersebut sebelumnya telah meminta manajemen klub untuk memutus registrasinya agar bisa segera mencari pelabuhan baru. Situasi ini langsung menarik perhatian sejumlah raksasa Eropa seperti Barcelona, Real Madrid, Paris Saint-Germain, hingga Bayern Munich yang memantau ketat situasi sang penyerang muda.
Berdasarkan analisis dari awak media, ketidakpuasan keluarga terhadap arah perkembangan prestasi klub semenjak era Sir Alex Ferguson menjadi salah satu pemicu utama di balik keputusan sang pemain. Pihak keluarga menginginkan Gabriel berkembang di klub yang dinilai lebih kompetitif di level tertinggi Eropa saat ini demi memaksimalkan potensi emas yang dimilikinya.
Dari sudut pandang regulasi, tanggal 6 Oktober mendatang akan menjadi titik krusial ketika Gabriel menginjak usia 16 tahun dan memenuhi syarat untuk meneken kontrak agen serta bergabung dengan klub zona Eropa melalui paspor Irlandia miliknya. Hingga saat ini, manajemen klub dikabarkan masih menolak permohonan pemutusan kontrak tersebut dan memilih untuk mengupayakan jalan dialog.
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, menegaskan bahwa kesejahteraan sang pemain tetap menjadi prioritas utama di tengah badai spekulasi transfer ini. Apabila kepindahan ke klub rival Premier League benar-benar terjadi di kemudian hari, Setan Merah berisiko hanya menerima uang kompensasi minimal yang jumlahnya akan ditentukan melalui keputusan panel tribunal.