Kabar mengejutkan mengguncang industri musik tanah air setelah Dodhy selaku gitaris, pendiri, sekaligus pemilik resmi Kangen Band secara terbuka mengumumkan pembubaran grup musik yang telah membesarkan namanya tersebut. Pernyataan kontroversial itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 12 September 2026, dan langsung menyita perhatian luas dari para penikmat musik Indonesia serta awak media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam unggahan tersebut, Dodhy mengungkapkan bahwa keputusan besar ini diambil dalam kondisi sadar penuh setelah memendam persoalan internal yang pelik selama bertahun-tahun. Ia secara blak-blakan menyinggung adanya unsur "kedzoliman" di dalam tubuh band yang telah memicu rasa sakit hati mendalam bagi dirinya sebagai sosok utama di balik berdirinya grup pelantun lagu tentang cinta tersebut.
Berdasarkan analisis dari pengamatan tim redaksi, konflik internal semacam ini kerap menjadi titik nadir bagi band-band populer yang perjalanannya diwarnai dinamika ego serta hak cipta. Dodhy menegaskan bahwa posisinya sebagai owner dan founder memberikan legitimasi penuh atas langkah drastis yang ia ambil demi mengakhiri perjalanan panjang grup musik asal Lampung tersebut di panggung hiburan.
Permasalahan tampaknya tidak hanya berhenti pada pembubaran grup, sebab Dodhy turut melayangkan larangan keras kepada para mantan personel maupun pihak event organizer untuk membawakan karya-karya ciptaannya. Mengingat sebagian besar hits legendaris Kangen Band merupakan hasil ciptaan Dodhy, pembatasan hak membawakan lagu ini diprediksi bakal berdampak besar pada aktivitas panggung para mantan anggotanya.
Di sisi lain, publik media sosial bereaksi beragam menanggapi pengumuman mengejutkan ini, mulai dari rasa kecewa mendalam hingga kecurigaan bahwa langkah tersebut hanyalah strategi pemasaran belaka. Sejumlah warganet menduga pengumuman bubar ini merupakan bagian dari taktik promosi untuk merilis karya lagu terbaru, berkaca dari fenomena serupa yang pernah dilakukan oleh musisi-musisi lain di masa lalu.