Aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor kembali menebar teror bagi masyarakat di wilayah aglomerasi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Radio Suara Surabaya, tercatat ada empat unit sepeda motor yang raib digondol oleh pelaku kejahatan dalam rentang waktu yang berdekatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media terhadap tren kriminalitas jalanan, maraknya kasus curanmor ini menunjukkan bahwa para pelaku semakin nekat mengincar kendaraan warga di berbagai titik rawan, mulai dari kawasan pasar tradisional, area sekitar tempat ibadah atau pondok pesantren, hingga permukiman padat penduduk.
Kasus pertama menimpa sebuah sepeda motor Honda Beat tahun 2019 dengan nomor polisi L 5798 IG berwarna hitam-hijau. Kendaraan tersebut dilaporkan hilang di kawasan pasar Kebalen Wetan, Surabaya, ketika ditinggal pemiliknya pada Jumat sore hari.
Tidak berselang lama, insiden serupa kembali terjadi di wilayah Sidoarjo, tepatnya di sekitar kawasan pondok pesantren di daerah Porong. Sebuah Honda Vario hitam tahun 2017 berpelat nomor W 6540 NDF raib digondol pencuri pada dini hari ketika situasi sekitar sedang sepi.
Sementara itu, wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya, juga tidak luput dari sasaran empuk para pelaku kejahatan. Sebuah unit Honda Genio tahun 2023 dengan nomor polisi L 4180 DAN raib dicuri orang tak dikenal pada Sabtu pagi hari saat pemiliknya beraktivitas.
Menanggapi rentetan kejadian ini, aparat kepolisian dari polsek setempat dikabarkan tengah mendalami laporan-laporan tersebut guna memburu para pelaku. Masyarakat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci pengaman ganda, serta memarkir kendaraan di tempat yang terpantau kamera pengawas atau CCTV.