Jajaran kepolisian di daerah terus mengintensifkan langkah antisipasi guna menekan potensi bencana lingkungan yang kerap mengancam saat musim kemarau tiba. Upaya nyata tersebut kali ini digelorakan oleh Polsek Panceng yang turun langsung merangkul elemen masyarakat serta pengelola kawasan hutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, kegiatan sambang dan koordinasi strategis itu dilangsungkan di Petak 88 RPH Panceng, kawasan LMDH Sumber Lestari, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, pada Sabtu, 12 September 2026. Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga bertujuan membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas Polsek Panceng Bripka Ahmad Wahyu Afrian memimpin langsung dialog interaktif bersama masyarakat sekitar hutan, tokoh agama, hingga anggota Paguyuban Warung sekitar Hutan Panceng atau Magersari. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengelola hutan dari RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban serta sejumlah instansi terkait.
Mengutip pernyataan aparat di lapangan, warga diminta untuk meningkatkan kepekaan terhadap berbagai aktivitas harian yang berisiko memicu percikan api. Masyarakat diimbau agar menghindari praktik pembakaran sembarangan dan sigap melapor jika mendapati indikasi titik api.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar Bripka Ahmad Wahyu Afrian di hadapan para warga.
Berdasarkan analisis awak media, pelibatan komunitas lokal seperti paguyuban warung dan tokoh masyarakat merupakan pendekatan persuasif yang sangat efektif. Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa penanggulangan bencana berbasis komunitas mampu mempersempit ruang gerak ancaman kebakaran hutan secara signifikan.
Melalui sinergi yang terbangun erat antara aparat penegak hukum, pengelola kehutanan, dan warga setempat, wilayah Kecamatan Panceng diharapkan dapat terbebas dari ancaman bencana ekologis. Komitmen bersama ini sekaligus menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan aset alam dan keselamatan warga sekitar.