Loading
Kabayan News Surabaya Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / Prediksi Persebaya Bantai PSIM...
TEKNOLOGI

Prediksi Persebaya Bantai PSIM Yogyakarta, Bajul Ijo Mengamuk di GBT

By Dwi Intan Sulistiana • 1 min read • 13 September 2026
Pemain Persebaya melakukan sesi latihan jelang melawan PSIM Yogyakarta

Pemain Persebaya melakukan sesi latihan jelang melawan PSIM Yogyakarta

Pekan kedua ajang Super League 2026/2027 dipastikan bakal memanas lewat big match sarat gengsi antara Persebaya Surabaya yang menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu malam ini pukul 19.00 WIB.

Bermain di hadapan pendukung fanatiknya, skuad Bajul Ijo dipastikan mengusung misi wajib menang penuh setelah pada laga perdana lalu mereka hanya mampu memetik hasil imbang 1-1 kala bersua Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Dari analisis awak media, tekanan besar kini berada di pundak pelatih Bernardo Tavares untuk meracik strategi penyerangan yang lebih tajam menyusul hasil kurang memuaskan di pekan pembuka Super League musim ini.

Kendati demikian, kubu tamu PSIM Yogyakarta bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata meski datang dengan status tim tamu; Laskar Mataram juga mengantongi modal kurang sip setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persita Tangerang pekan lalu.

Menilik rekor pertemuan kedua kesebelasan, duel ini diprediksi bakal berjalan sengit dan penuh kejutan mengingat PSIM Yogyakarta pernah mempermalukan Persebaya dengan skor tipis 1-0 di kandang lawan pada musim kompetisi sebelumnya.

Berdasarkan perkiraan taktik di atas kertas, Persebaya bakal mengandalkan trio penyerang Malik Risaldi, Yann Mabella, dan Miguel Pereira, sementara PSIM Yogyakarta siap mengancam lewat kreativitas gelandang lincah Ze Valente serta ketajaman Adrian Dalmau di lini depan.

Topics
persebaya psim yogyakarta super league prediksi bola stadion gbt bernardo tavares
Jurnalis Sosial & Budaya

Dwi Intan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), ia memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial budaya dan kearifan lokal. Tulisannya mengangkat cerita-cerita inspiratif dan isu-isu kemanusiaan.