Loading
Bandar Bola Kabayan News Surabaya Bandar Bola Kabayan News Surabaya
/home / teknologi / Elon Musk Murka, Sebut CEO Delta Air...
TEKNOLOGI

Elon Musk Murka, Sebut CEO Delta Air Lines Bakal Dipecat Gara Gara Wi Fi

By Faris Mahmud Wardany • 2 min read • 30 September 2026
Ilustrasi Elon Musk dan logo Starlink serta maskapai penerbangan

Ilustrasi Elon Musk dan logo Starlink serta maskapai penerbangan

Dunia penerbangan global dan industri teknologi kini tengah dihebohkan oleh perseteruan sengit antara bos SpaceX Elon Musk dan CEO Delta Air Lines Ed Bastian. Konflik terbuka ini dipicu oleh persoalan yang sangat krusial bagi para pelancong modern, yakni ketersediaan layanan internet atau Wi-Fi yang cepat dan andal selama berada di dalam kabin pesawat.

Berdasarkan laporan yang beredar dari pengamat industri penerbangan, ketegangan bermula ketika Ed Bastian dikabarkan melontarkan pernyataan bernada penolakan dalam sebuah acara internal perusahaan. Bastian secara tegas menyatakan keengganannya untuk menjalin kerja mitra dengan orang nomor satu di SpaceX tersebut. Sebagaimana dilaporkan oleh berbagai sumber, ia mengeklaim bahwa pihak maskapai sama sekali tidak berniat bekerja sama dengan sang pendiri Tesla.

Menanggapi rumor penolakan tersebut, Elon Musk langsung merespons dengan nada tinggi melalui akun media sosial pribadinya. Mengutip laporan dari pengamat dan blog perjalanan, Musk melontarkan kecaman keras dengan menyebut bahwa sang CEO maskapai penerbangan asal Amerika Serikat itu akan segera kehilangan jabatannya akibat keputusan kontroversial tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, pengusaha teknologi miliarder tersebut bahkan melontarkan sindiran tajam yang berujung viral di dunia maya. Menurut pengamatan awak media, Musk sempat menuliskan lelucon satir bahwa cara terbaik untuk mengisolasi kecerdasan buatan adalah dengan menempatkannya di dalam penerbangan maskapai terkait agar tidak memiliki kesempatan mengakses internet.

Di balik perang urat saraf dan lelucon antar-tokoh penting ini, tersimpan persaingan bisnis yang sangat ketat dalam memperebutkan kontrak bernilai jumbo penyediaan internet maskapai. Delta Air Lines sendiri sebelumnya lebih memilih untuk menggandeng jaringan satelit Leo milik Amazon serta beberapa vendor lain ketimbang mengadopsi teknologi konstelasi satelit orbit rendah milik Starlink.

Keputusan strategis tersebut diambil lantaran paket penawaran Amazon dikabarkan dapat diintegrasikan langsung dengan layanan komputasi awan serta ekosistem bisnis mereka. Selain itu, dinamika negosiasi mengenai portal login penumpang juga menjadi salah satu batu sandungan utama dalam kerja sama potensial antara maskapai dan pihak SpaceX.

Kendati demikian, langkah yang diambil oleh Delta berbanding terbalik dengan para kompetitor utamanya di industri penerbangan global. Sejumlah maskapai besar seperti United Airlines, American Airlines, hingga Qatar Airways justru telah lebih dulu mengadopsi teknologi Starlink demi memanjakan para penumpang setia mereka.

Analis industri menilai bahwa keengganan Delta untuk segera mengintegrasikan sistem satelit modern berpotensi mendatangkan risiko bisnis yang cukup besar. Jika para pesaing mampu merampungkan instalasi internet cepat lebih cepat, maskapai berisiko kehilangan basis pelanggan loyal yang mengutamakan konektivitas tanpa hambatan selama di udara.

Topics
elon musk delta air lines starlink ed bastian spacex amazon leo wi fi pesawat
Jurnalis Hukum & Kriminal

Faris adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.