Loading
Kabayan News Surabaya Kabayan News Surabaya
/home / daerah / Jadwal Sholat Surabaya 13 September...
DAERAH

Jadwal Sholat Surabaya 13 September 2026, Panduan Ibadah Harian

By Dwi Intan Sulistiana • 2 min read • 13 September 2026
Ilustrasi jadwal sholat Surabaya dan niat lima waktu

Ilustrasi jadwal sholat Surabaya dan niat lima waktu

Menunaikan ibadah sholat fardu tepat waktu merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan kepada Allah SWT. Perintah ini termaktub secara jelas dalam berbagai dalil Al-Qur'an, salah satunya melalui surah Al-Baqarah ayat 43 yang menekankan pentingnya mendirikan sholat dan menunaikan zakat.

Berdasarkan data resmi untuk wilayah Kota Surabaya, jadwal sholat pada hari Minggu, 13 September 2026, dimulai dengan masuknya waktu imsak pada pukul 03.59 WIB dan disusul kumandang azan Subuh pada pukul 04.09 WIB.

Memasuki siang hari, waktu Zuhur di Surabaya tercatat pada pukul 11.29 WIB, diikuti dengan pelaksanaan salat Asar yang jatuh pada pukul 14.44 WIB bagi warga yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Selanjutnya, waktu Magrib sebagai penanda berbuka bagi yang menjalankan puasa sunnah sekaligus awal malam tiba pada pukul 17.30 WIB, yang kemudian ditutup dengan masuknya waktu Isya pada pukul 18.38 WIB.

Sebelum menunaikan rangkaian ibadah wajib tersebut, umat Islam dianjurkan untuk melafalkan niat di dalam hati guna meneguhkan kesungguhan beribadah. Pembacaan niat ini dapat disesuaikan apakah dilakukan secara mandiri, menjadi makmum, ataupun bertindak sebagai imam.

Berdasarkan analisis tim redaksi, ketersediaan informasi jadwal harian yang akurat sangat membantu mobilitas masyarakat urban di Surabaya agar tetap bisa menunaikan kewajiban agama di tengah kesibukan aktivitas harian mereka.

Topics
jadwal sholat surabaya jadwal sholat surabaya niat sholat jawa timur islam
Jurnalis Sosial & Budaya

Dwi Intan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Lulusan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), ia memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial budaya dan kearifan lokal. Tulisannya mengangkat cerita-cerita inspiratif dan isu-isu kemanusiaan.