Ajang turnamen sepak bola bergengsi pramusim di tanah air kembali mengumumkan perkembangan terbaru terkait venue penentuan juara. Berdasarkan laporan yang dihimpun, fase krusial dari turnamen akbar tahun ini tidak akan dilangsungkan di kota tempat pengumuman dibuat, melainkan bergeser ke Pulau Dewata.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Maruarar Sirait selaku Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 menyampaikan kepastian tersebut secara langsung di Surabaya pada Minggu siang. Pengumuman itu terungkap setelah ia melakukan koordinasi intensif melalui sambungan telepon dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Mengutip pernyataan resmi dari sang ketua pengarah, "Jadi teman-teman, semifinal dan final, sesuai arahan Pak Ketua Umum, Pak Erick adalah di Bali," ujarnya di hadapan awak media.
Berdasarkan detail teknis turnamen, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari babak semifinal, perebutan tempat ketiga, hingga partai puncak final akan dipusatkan sepenuhnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Dari analisis awak media, pemilihan Bali sebagai tuan rumah babak akhir diyakini mampu mendongkrak antusiasme suporter serta pariwisata lokal melalui sport tourism. Di sisi lain, Maruarar Sirait juga sempat mengungkapkan bahwa awalnya ia memiliki keinginan agar Kota Surabaya turut menjadi kandidat tuan rumah fase akhir tersebut.