Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Jawa Timur membuka peluang lebar bagi kader potensialnya, Arif Fathoni, untuk meramaikan bursa Pemilihan Wali Kota Surabaya 2029. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi, di sela-sela kegiatan Rapat Kerja Daerah Golkar Surabaya yang digelar pada Minggu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, sinyal positif yang diberikan oleh jajaran pimpinan tingkat provinsi ini menunjukkan adanya strategi jangka panjang untuk memperkuat cengkeraman politik Partai Golkar di Kota Pahlawan. Meskipun lampu hijau telah dinyalakan, partai tetap bersikap realistis dengan menempatkan agenda penguatan struktur dan mesin partai sebagai prioritas utama.
Ali Mufthi menegaskan bahwa setiap kader memiliki hak konstitusional dan ruang yang sama untuk menentukan arah pengabdian politik mereka di masa depan. "Kita lihat waktu dan momentum. Sekarang masih fokus di konsolidasi. Siapapun kader partai boleh memosisikan diri mau ke mana, silakan. Tapi kita fokus konsolidasi dulu," ujar Ali memberikan arahan tegas.
Lebih lanjut, pimpinan Golkar Jatim tersebut juga memberikan tantangan konkret kepada Arif Fathoni agar mampu mendongkrak perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Menurut pengamatan tim redaksi, peningkatan jumlah kursi di parlemen daerah merupakan instrumen krusial dan modal politik yang mutlak harus dipenuhi sebelum melangkah menuju kontestasi eksekutif.
Dengan dinamika politik lokal yang mulai menghangat, langkah awal yang diambil oleh Partai Golkar ini mencerminkan kematangan berorganisasi. Fokus pada soliditas internal diyakini akan menjadi penentu utama apakah langkah politik menuju Pilwali Surabaya 2029 dapat terwujud dengan mulus.