Persaingan sengit terjadi antara dua klub raksasa London, Chelsea dan Arsenal, dalam memperebutkan bek tengah Crystal Palace, Maxence Lacroix. Pemain asal Prancis tersebut kini menjadi target utama untuk memperkuat lini pertahanan menjelang musim baru.
Chelsea Jadikan Lacroix Target Utama
Baca Juga
-
Argentina Libas Inggris 2-1, Lionel Messi Cetak Rating 9 Dan Lolos Final
Argentina sukses menembus final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris 2-1 berkat...
-
Chelsea Beli Morgan Rogers, Joao Pedro Tetap Bertahan di Stamford Bridge
Chelsea menolak menjual Joao Pedro ke Barcelona dan tetap menjadikannya pilar utama lini serang...
-
Manchester United Incar Waldemar Anton, Siap Tebus Rp 700 Miliar
Manchester United memprioritaskan perekrutan bek Dortmund Waldemar Anton dengan nilai transfer...
-
Rating Pemain Argentina Vs Inggris, Messi Gemilang Bawa Tim Tango ke Final
Argentina sukses menembus final Piala Dunia 2026 usai membekuk Inggris 2-1 lewat dua assist...
Chelsea terus melakukan negosiasi intensif untuk memboyong Lacroix ke Stamford Bridge. Bek berusia tinggi tersebut dilaporkan sangat tertarik untuk bergabung dengan skuad The Blues.
Meski proses kepindahan terus berjalan, negosiasi dilaporkan berjalan lambat. "Chelsea menjadikan Lacroix sebagai prioritas dan upaya masih terus dilakukan untuk mencapai kesepakatan," ujar salah satu sumber industri agen pemain.
Crystal Palace Naikkan Banderol Harga
Hambatan utama transfer ini berada di pihak Crystal Palace. Palace mematok harga lebih tinggi dari rencana awal 55 juta Euro menjadi sekitar 65 hingga 70 juta Euro.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi Palace untuk memicu perang harga antar klub pelamar. Pihak klub sengaja mengulur waktu agar nilai jual sang pemain terus melonjak setelah penampilannya di Piala Dunia 2026.
Arsenal Siap Memajukan Penawaran
Situasi ini membuka celah bagi Arsenal untuk ikut berburu tanda tangan Lacroix. Selain memantau Ezri Konsa dan Konstantinos Mavropanos, The Gunners menjadikan Lacroix sebagai opsi potensial.
Walaupun Chelsea masih memimpin perburuan, kelambatan proses negosiasi berpotensi dimanfaatkan Arsenal. Kepindahan ini diprediksi menjadi salah satu saga transfer memanas di London.