Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus memburu dan menindak tegas para pelaku korupsi serta penyelewengan program pemerintah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Sebut Ada Oknum Cari Untung dari Program MBG
Baca Juga
-
Aksi Bon Jovi di Madison Square Garden Bikin Fans Heboh
Grup band rock legendaris Bon Jovi sukses menggelar residensi konser "Forever Tour" di Madison...
-
Antisipasi Bencana, BPBD Kabupaten Malang Perkuat Kesiapsiagaan Personel
BPBD Kabupaten Malang menggelar rakor evaluasi kinerja di Mako Kepanjen guna memperkuat respons...
-
Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi Ungkap Kekecewaan
Lionel Messi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai Argentina tumbang dari Spanyol di final...
-
Argentina Libas Inggris 2-1, Lionel Messi Cetak Rating 9 Dan Lolos Final
Argentina sukses menembus final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris 2-1 berkat...
Dalam arahannya, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah masih menemukan indikasi penyimpangan pada sejumlah program prioritas. Salah satu program yang kini tengah dibenahi secara ketat adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan program mulia untuk kepentingan pribadi. "Kita sedih ada ekonom-ekonom, ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, begitu mulia untuk rakyat. Tapi apa boleh buat, kalau itu memang penyakit harus kita hadapi," tegas Prabowo.
Bersihkan Praktik Korupsi dan Manipulasi Harga
Prabowo mengibaratkan kondisi perekonomian negara seperti tubuh manusia yang harus selalu dijaga kesehatannya dari ancaman penyakit. Oleh karena itu, berbagai aksi manipulasi harga (mark up), kolusi, hingga penipuan tidak boleh dibiarkan merusak perekonomian nasional.
Ia memastikan pemerintah akan menindak tegas para pelanggar hukum secara berhati-hati namun tanpa kompromi. "Ini kita sedang perbaiki," pungkasnya.