Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente menyampaikan rasa bangganya usai memimpin anak asuhnya menjuarai Piala Dunia 2026. La Furia Roja sukses menundukkan Timnas Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu waktu setempat.
Sebut Skuad Spanyol Generasi Luar Biasa
Baca Juga
-
Argentina Libas Inggris 2-1, Lionel Messi Cetak Rating 9 Dan Lolos Final
Argentina sukses menembus final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris 2-1 berkat...
-
Chelsea Beli Morgan Rogers, Joao Pedro Tetap Bertahan di Stamford Bridge
Chelsea menolak menjual Joao Pedro ke Barcelona dan tetap menjadikannya pilar utama lini serang...
-
Chelsea dan Arsenal Rebutan Maxence Lacroix, Harga Naik hingga 70 Juta Euro
Chelsea dan Arsenal bersaing sengit memperebutkan bek Crystal Palace Maxence Lacroix, dengan...
-
Manchester United Incar Waldemar Anton, Siap Tebus Rp 700 Miliar
Manchester United memprioritaskan perekrutan bek Dortmund Waldemar Anton dengan nilai transfer...
Kemenangan ini memastikan trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah sepak bola Spanyol setelah gelar pertama pada 2010. De la Fuente memuji solidaritas serta kerja keras para pemainnya hingga berhasil naik ke podium tertinggi.
"Saya merasa sangat bangga dengan generasi pesepakbola ini yang telah tumbuh bersama gagasan tersebut, menyempurnakannya, serta memberikan contoh tentang sebuah kelompok, sebuah keluarga," ujar De la Fuente dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (20/7/2026).
Dominasi Pertandingan dan Gol Penentu Ferran Torres
Spanyol tampil menekan sejak menit awal melalui pergerakan Lamine Yamal dan rekan-rekannya. Di sisi lain, Argentina tampil tertekan dan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak tambahan kedua lewat gol Ferran Torres usai memaksimalkan umpan sundulan Nico Williams. Gol tunggal tersebut mengunci kemenangan manis bagi Tim Matador.
Apresiasi Penampilan Kiper lawan
De la Fuente menilai timnya seharusnya mampu mengunci kemenangan lebih cepat di waktu normal. Namun, aksi penyelamatan gemilang kiper Argentina Emiliano Martinez sempat menunda kepastian juara Spanyol.
"Penyelamatan gemilang Dibu mencegah kami menang lebih awal, tetapi itu adalah final Piala Dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain di pengujung laga, Anda harus menderita," pungkas De la Fuente.